Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Perkembangan Android di Indonesia (Tulisan 5)


Lebih Dekat dengan Android


            Android adalah robot yang dibuat menyerupai manusia, baik secara tampilan maupun tingkah laku. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "andr-" yang berarti "laki-laki", dan akhiran "-eides", yang berarti "dari spesies; menyerupai" (dari "eidos": spesies).
Android merupakan sistem operasi yang berbasis linux untuk smartphone atau komputer tablet yang dikembangkan oleh Google. Saat ini sistem operasi android sudah digunakan di banyak vendor smartphone, misalnya HTC, Samsung, Sony Ericsson, Motorola dan LG. Android mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perkembangan yang terjadi tidak hanya dalam peningkatan fitur-fitur pada sistem operasi android itu sendiri, melainkan juga perkembangan dari tingkat penggunaannya di Indonesia.
            Perkembangan sistem operasinya dari bagian fiturnya merupakan salah satu faktor mengapa masyarakat Indonesia begitu tertarik dengan android. Sehingga perkembangan pemakaian android mampu mengalahkan perkembangan pemakaian dengan sesama jenis Smartphone lainnya seperti iPhone.
            Keunggulan yang lainnya dari smartphone berbasis android adalah android yang merupakan sistem operasi open source yang diberikan secara gratis. Dan keunggulan itu tidak ditemukan pada jenis smartphone yang lainnya. Dengan open source yang gratis secara otomatis membuat biaya produksi menjadi diminimalkan, sehingga membuat produsen handphone di dunia mulai banyak mengembangkan ponsel berbasis android ini.

Sumber :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Makanan Khas Indonesia (Tulisan 4)


Rendang

            Rendang atau dalam bahasa Minang Randang adalah salah satu masakan tradisional daerah Minangkabau dengan menggunakan bahan dasar daging dan santan kelapa sebagai bahan utama. Daging yang digunakan adalah daging kambing atau daging sapi. Makanan tradisional Indonesia di kenal dengan kandungan bumbu rempah-rempah yang sangat kaya. Makanan ini identik dengan citrarasa yang pedas ini sangat digemari oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan masyarakat Indonesia meyakini bahwa makanan rendang ini adalah salah satu jenis makanan wajib yang ada pada saat perayaan hari besar, seperti perayaan hari besar umat islam yaitu hari raya Idul Fitri dan hari raya idul Adha. Atau biasanya jenis makanan ini dapat ditemukan di seluruh Rumah makan Padang.
            Rendang adalah masakan yang mengandung bumbu rempah yang kaya. Selain bahan dasar daging, rendang menggunakan santan kelapa (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas yang dihaluskan di antaranya cabai (lado), serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak. Keunikan rendang adalah penggunaan bumbu-bumbu alami, yang bersifat antiseptik dan membunuh bakteri patogen sehingga bersifat sebagai bahan pengawet alami. Bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang kuat. Tidak mengherankan jika rendang dapat disimpan satu minggu hingga empat minggu.
Proses memasak rendang asli dapat menghabiskan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam), karena itulah memasak rendang memerlukan waktu dan kesabaran. Langkah-langkah untuk memasak rendang antara lain :
·                Potongan daging dimasak bersama bumbu dan santan dalam panas api yang tepat, diaduk pelan-pelan hingga santan dan bumbu terserap daging.
·                Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering.
·                Memasak rendang harus sabar dan telaten ditunggui, senantiasa dengan hati-hati dibolak-balik agar santan mengering dan bumbu terserap sempurna, tanpa menghanguskan atau menghancurkan daging. Proses memasak ini dikenal dalam seni kuliner modern dengan istilah 'karamelisasi'. Karena menggunakan banyak jenis bumbu, rendang dikenal memiliki citarasa yang kompleks dan unik.
            Citarasa yang terkandung dalam makanan rendang ini ternyata tidak hanya disukai oleh masyarakat Indonesia saja, hal itu terbukti karena kita dapat menemukan masakan rendang ini tidak hanya di Indonesia. Diantaranya kita dapat menemukan makanan ini di belahan negara Singapura, malaysia, dan Belanda. Namun keaslian citarasa rendang khas Minagkabau, Sumatra Barat ini tetap tidak dapat dikalahkan dengan rendang-rendang yang ada di belahan negara lain.

Sumber :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Softskill (Tulisan 3)


Percuma Hardskill Oke, tapi Softskill Buruk

Jika melihat realita kehidupan saat ini, pendidikan softskill tentu menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Di instansi pendidikan, seharusnya pendidik memberi muatan pendidikan softskill pada proses pembelajarannya, akan tetapi dalam hal merubah kurikulum adalah bukan perkara yang mudah.
Pengertian dari softskill adalah kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis, atau yang berkaitan dengan kemampuan pendidikan. Softskill lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal. Softskill sendiri adalah sebuah pengembangan dari konsep kecerdasan emosional.
Pada proses rekrutasi karyawan, kompetensi teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’.
Saya mengutip kata-kata dari sebuah sumber, “Alasannya sederhana : memberikan pelatihan ketrampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. Bahkan kemudian muncul tren dalam strategi rekrutasi, Recruit for Attitude, Train for Skill“.
Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa hardskill adalah faktor penting dalam bekerja, namun keberhasilan seseorang dalam bekerja biasanya lebih ditentukan dari softskill yang baik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tulisan 2 (Hardskill)


Hardskill Juga Penting

Untuk dapat bersaing di dunia kerja, kemampuan serangkaian skill pada seseorang sangatlah dibutuhkan. Terdapat 2 jenis skill yang kita ketahui, yaitu hardskill dan softskill. Dalam dunia kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hardskill saja tetapi juga menguasai aspek softskillnya. Sumber daya manusia yang unggul mampu menentukan tingkat kesuksesan seseorang. Berdasarkan artikel yang saya baca, kesuksesan seseorang hanya ditentukan sebesar 20% bila dipandang dari sisi hardskill dan sisanya sebanyak 80% dipandang dari sisi softskill.
Pada tulisan ini yang akan dibahas adalah hardskill. Apa sih pengertian dari hardskill itu? Hardskill adalah keterampilan teknis berupa kemampuan pengetahuan yang melekat pada diri seseorang yang dibutuhkan untuk profesi tertentu. Hardskill sudah pasti dibutuhkan untuk dapat bisa bekerja dengan tepat tujuan. Seseorang juga dapat memilih jenis pekerjaan yang kita inginkan, dengan syarat ia juga harus melengkapi hardskillnya sesuai dengan jenis pekerjaan yang diinginkannya.
Tingkat kesuksesan seseorang yang dipandang dari hardskillnya memang lebih kecil bila dibandingkan dengan dipandang dari sisi softskillnya, namun bukan berarti seseorang dapat mengabaikannya begitu saja hardskill untuk pekerjaannya kelak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Geliat Mobil Esemka (Tulisan 1)



Apa Sih Mobil Esemka Itu ???

            Beberapa waktu belakangan ini, nama mobil Esemka sangat populer sekali di telinga kita. Baik di media maupun pembicaraan di kalangan masyarakat banyak yang membicarakan mobil yang satu ini. Mobil Esemka adalah mobil nasional hasil karya anak bangsa kita khususnya anak-anak SMK yang berada di kota Solo, Jawa Tengah. Sebagian besar komponen yang digunakan dalam pembuatan mobil ini diproduksi di dalam negeri.
            Dari sumber republika.co.id yang saya baca, komponen yang digunakan oleh mobil Esemka ini dipasok dari 23 sekolah yang ada di Indonesia. Rata-rata setiap sekolah memasok 25 unit mesin setiap bulannya dan mengirimnya ke Solo, Jawa Tengah untuk dirakit.
            Sejak Walikota Solo, Jawa Tengah Joko Widodo mengapresiasi hasil karya anak-anak di kotanya dengan menjadikan mobil Esemka sebagai mobil dinasnya, permintaan mobil Esemka dari berbagai kalangan berdatangan. Meningkatnya permintaan akan mobil Esemka ini juga dikarenakan banyaknya beberapa pertimbangan yang dipikirkan oleh konsumen mengenai mobil ini. Salah satunya mengenai harga. Mobil Esemka dianggap mobil yang lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil yang lainnya yang memiliki spesifikasi yang sama dengan mobil Esemka.
            Belum lama ini mobil Esemka melakukan uji emisi pembuangan di Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi (BTMP) Tangerang dan dinyatakan tidak lolos dalam uji tersebut. Kegagalan dalam uji emisi dalam tahap mensahkan sebagai mobil nasional itu sudah biasa terjadi dan hal itu disikapi oleh anak-anak SMK di Solo, Jawa Tengah dengan melakukan pengembangan dan penyempurnaan tekonologi, walaupun tidak bisa dipungkiri tetap ada kekecewaan di benak mereka.
            Hadirnya mobil Esemka ini diharapkan dapat memacu semangat anak-anak Indonesia untuk dapat menghasilkan suatu karya yang dapat dibanggakan oleh Bangsa Indonesia dan bisa dipandang oleh bangsa lain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 3



KESALAHAN DALAM PENALARAN

Salah nalar adalah sebuah gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan yang salah, keliru, atau cacat.
Jenis-jenis salah nalar :
a.    Deduksi yang salah
Simpulan dari suatu silogisme dengan diawali premis yang salah atau tidak memenuhi persyaratan.
b. Generalisasi terlalu luas
            Salah nalar ini disebabkan oleh jumlah premis yang mendukung generalisasi tidak seimbang dengan besarnya generalisasi itu sehingga simpulan yang diambil menjadi salah.
c. Pemilihan terbatas pada dua alternatif
            Salah nalar ini dilandasi oleh penalaran alternatif yang tidak tepat dengan pemilihan jawaban yang ada.
d. Penyebab Salah Nalar
            Salah nalar ini disebabkan oleh kesalahan menilai sesuatu sehingga mengakibatkan terjadinya pergeseran maksud.
e. Analogi yang Salah
            Salah nalar ini dapat terjadi bila orang menganalogikan sesuatu dengan yang lain dengan anggapan persamaan salah satu segi akan memberikan kepastian persamaan pada segi yang lain.
f. Argumentasi Bidik Orang
            Salah nalar jenis ini disebabkan oleh sikap menghubungkan sifat seseorang dengan tugas yang diembannya.
g. Meniru-niru yang sudah ada
            Salah nalar jenis ini berhubungan dengan anggapan bahwa sesuatu itu dapat kita lakukan kalau orang lain melakukan hal itu.

Syarat-syarat kebenaran dalam penalaran :
Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.
§  Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
§  Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.

Sumber :



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 2


METODE PENALARAN

Penalaran dibagi menjadi 2 metode , yaitu :
  1. Penalaran Deduktif
  2. Penalaran Induktif
·         PENALARAN DEDUKTIF
            Penalaran yang bertolak dari sebuah konklusi/kesimpulan yang didapat dari satu atau lebih pernyataan yang lebih umum. Dalam penalaran deduktif terdapat premis. Yaitu proposisi tempat menarik kesimpulan. Penarikan kesimpulan secara deduktif dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Penarikan secara langsung ditarik dari satu premis. Penarikan tidak langsung ditarik dari dua premis. Premis pertama adalah premis yang bersifat umum sedangkan premis kedua adalah yang bersifat khusus.
            Berikutnya, Shurte dan Pierce (dalam Siregar, 2009:19) menyatakan bahwa penalaran deduktif merupakan proses penalaran dari pengalaman umum atau prinsip umum yang menuntut kita membuat kesimpulan atau sesuatu yang khusus. Argumen deduksi disebut valid/ sah, jika premisnya benar dan kesimpulannya benar dan bila premisnya salah maka kesimpulannya salah. Matlin (dalam Siregar, 2009:20) menjelaskan bahwa penalaran deduktif terbagi atas dua bagian yaitu kondisional dan silogisme.
Jenis penalaran deduksi yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu : 
  1. Silogisme Kategorial;
  2. Silogisme Hipotesis;
  3. Silogisme Akternatif;
  4. Entimen.
·         PENALARAN INDUKTIF
            Penalaran yang bertolak dari penyataan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum.
Bentuk-bentuk Penalaran Induktif : 
a. Generalisasi : Proses penalaran yang mengandalkan beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum.
b) Analogi : Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
c. Hubungan kausal : penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan.

Macam hubungan kausal :
1)                  Sebab- akibat.
            Hujan turun di daerah itu mengakibatkan timbulnya banjir.
2)         Akibat – Sebab.
            Andika tidak lulus dalam ujian kali ini disebabkan dia tidak belajar dengan baik.
3)         Akibat – Akibat.
            Ibu mendapatkan jalanan di depan rumah becek, sehingga ibu beranggapan jemuran di rumah basah.

Sumber :



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 1


DEFINISI PENALARAN

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Penalaran menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan. Fakta atau data yang akan dinalar itu boleh benar dan boleh tidak benar. Kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut Proposisi.
Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.
Studi tentang penalaran matematis berkaitan erat dengan proses berpikir manusia untuk menarik sebuah kesimpulan tertentu. Beberapa ahli mendefinisikan dari sudut pandang yang berbeda. Berikut definisi penalaran menurut beberapa ahli.
  1. Tim Balai Pustaka (dalam Wildan, 2010:21) mengatakan penalaran adalah cara menggunakan pemikiran atau cara berpikir logis, cara mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman, dan proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.
  2. Penalaran menurut Shurter dan Pierce (dalam Wildan, 2010:20) sebagai terjemahan dari istilah “reasoning” dapat didefinisikan sebagai proses pencapaian kesimpulan logis berdasarkan fakta dan sumber yang relevan, atau merupakan kemampuan mengidentifikasikan atau menambahkan argumentasi logis yang diperlukan siswa untuk menyelesaikan soal.
  3.            Copi (dalam Rahman, 2011:15) mendefinisikan penalaran sebagai bentuk khusus dari berpikir dalam upaya pengambilan penyimpulan konklusi yang digambarkan premis.
  4. Keraf (dalam Shadiq, 2004:2) menjelaskan penalaran (reasoning) sebagai proses berpikir yang berusaha menghubungkan fakta-fakta atau evidensi-evidensi yang diketahui menuju suatu kesimpulan.
Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpilkan bahwa penalaran adalah suatu proses kognitif berupa penarikan kesimpulan (konklusi) dari argumen (premis) yang sudah dianggap valid. Sebagai contoh dari pengetahuan tentang nilai diskriminan dari suatu persamaan kuadrat adalah satu dapat disimpulkan bahwa persamaan kuadrat tersebut akan memiliki akar-akar yang berbeda dan real.
Sumber :




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS