Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tugas Softskill (Bahasa Indonesia 1)

Manfaat Coklat untuk Kesehatan

Coklat dengan kandungan kakao (biji coklat) lebih dari 70% juga memiliki manfaat untuk kesehatan, karena coklat kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavonoid. Dengan adanya antioksidan, akan mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan 3 kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang selama ini sering dianggap sebagai sumber antioksidan.
Dengan adanya antioksidan, membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Fenol, sebagai antioksidan mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi. Selain itu kandungan lemak pada coklat kualitas tinggi terbukti bebas kolesterol dan tidak menyumbat pembuluh darah.
Coklat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium. Kakao sendiri merupakan sumber magnesium alami tertinggi. Jika seseorang kekurangan magnesium, dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, sakit persendian dan masalah bulanan wanita yaitu pra menstruasi (PMS). Dengan makan coklat akan menambah magnesium dalam asupan gizi harian yang menyebabkan meningkatnya kadar progesteron pada wanita. Hal ini mengurangi efek negatif dari PMS.

Analisa :
1. Pada paragraf pertama terdapat kata kakao yang merupakan salah satu bentuk sikap ketidaksetiaan bahasa. (kakao=biji coklat)
2. Kata manfaat pada paragraf pertama merupakan salah satu bentuk kesetiaan bahasa. (manfaat=fungsi)
3. Kata antioksidan adalah salah satu bentuk ketidaksetiaan bahasa, karena antioksidan dapat diganti dengan menggunakan kata zat yang dibutuhkan oleh tubuh. (antioksidan= yang dibutuhkan oleh tubuh)
4. Pada paragraf kedua terdapat kata resiko yang hal itu merupakan sikap ketidaksetiaan pada bahasa karena kata resiko dapat dirubah menjadi akibat yang lebih menunjukan sikap kesetiaan bahasa. (resiko=akibat)
5. Kata kanker bukan termasuk bentuk kesetiaan bahasa karena kata itu berasal dari bahasa selain Indonesia, yaitu kata cancer. Kata tersebut dapat dirubah menjadi pertumbuhan sel yang tidak normal. (kanker= pertumbuhan sel yang tidak normal)
6. Kata darah tinggi merupakan bentuk kesetiaan bahasa. Dalam beberapa kasus sering ditemukan dalam kata hipertensi yang tidak mencerminkan sikap kesetiaan bahasa. (darah tinggi=hipertensi)
7. Kata kualitas merupakan bentuk ketidaksetiaan bahasa, karena dalam bahasa yang sebenarnya kata tersebut dapat diganti menjadi mutu. (kualitas=mutu)
8. Kata nutrisi merupakan sikap ketidaksetiaan bahasa karena merupakan bahasa serapan dari bahasa selain Bahasa Indonesia, dan hal itu dapat diganti menjadi kebutuhan vital bagi semua makhluk hidup. (nutrisi= kebutuhan vital bagi semua makhluk hidup)
9. Diabetes merupakan sikap ketidaksetiaan bahasa dan kata tersebut dapat diganti menjadi kencing manis. (diabetes=kencing manis)
10. Pra merupakan bentuk ketidaksetiaan bahasa yang dapat diganti menjadi sebelum. (pra=sebelum)
11. Efek adalah sikap ketidaksetiaan bahasa dan sikap kesetiaan bahasa dapat diganti menjadi dampak. (efek=dampak)

Kesetiaan dan kebanggaan bahasa adalah keinginan suatu masyarakat pendukung bahasa untuk memelihara dan mempertahankan suatu bahasa, bahkan kalau perlu mencegahnya dari pengaruh bahasa lain, mencegah adanya interferensi dari bahasa asing. Pertimbangan semacam ini mendorong seseorang atau masyarakat pendukung bahasa itu untuk menjadikan bahasanya sebagai penanda jati diri identitas etniknya, dan sekaligus membedakannya dari etnik lain.




sumber : http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/161-cokelat-membuat-hidup-lebih-sehat.html


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS