Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Softskill (Tulisan 3)


Percuma Hardskill Oke, tapi Softskill Buruk

Jika melihat realita kehidupan saat ini, pendidikan softskill tentu menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Di instansi pendidikan, seharusnya pendidik memberi muatan pendidikan softskill pada proses pembelajarannya, akan tetapi dalam hal merubah kurikulum adalah bukan perkara yang mudah.
Pengertian dari softskill adalah kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis, atau yang berkaitan dengan kemampuan pendidikan. Softskill lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal. Softskill sendiri adalah sebuah pengembangan dari konsep kecerdasan emosional.
Pada proses rekrutasi karyawan, kompetensi teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’.
Saya mengutip kata-kata dari sebuah sumber, “Alasannya sederhana : memberikan pelatihan ketrampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. Bahkan kemudian muncul tren dalam strategi rekrutasi, Recruit for Attitude, Train for Skill“.
Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa hardskill adalah faktor penting dalam bekerja, namun keberhasilan seseorang dalam bekerja biasanya lebih ditentukan dari softskill yang baik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tulisan 2 (Hardskill)


Hardskill Juga Penting

Untuk dapat bersaing di dunia kerja, kemampuan serangkaian skill pada seseorang sangatlah dibutuhkan. Terdapat 2 jenis skill yang kita ketahui, yaitu hardskill dan softskill. Dalam dunia kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hardskill saja tetapi juga menguasai aspek softskillnya. Sumber daya manusia yang unggul mampu menentukan tingkat kesuksesan seseorang. Berdasarkan artikel yang saya baca, kesuksesan seseorang hanya ditentukan sebesar 20% bila dipandang dari sisi hardskill dan sisanya sebanyak 80% dipandang dari sisi softskill.
Pada tulisan ini yang akan dibahas adalah hardskill. Apa sih pengertian dari hardskill itu? Hardskill adalah keterampilan teknis berupa kemampuan pengetahuan yang melekat pada diri seseorang yang dibutuhkan untuk profesi tertentu. Hardskill sudah pasti dibutuhkan untuk dapat bisa bekerja dengan tepat tujuan. Seseorang juga dapat memilih jenis pekerjaan yang kita inginkan, dengan syarat ia juga harus melengkapi hardskillnya sesuai dengan jenis pekerjaan yang diinginkannya.
Tingkat kesuksesan seseorang yang dipandang dari hardskillnya memang lebih kecil bila dibandingkan dengan dipandang dari sisi softskillnya, namun bukan berarti seseorang dapat mengabaikannya begitu saja hardskill untuk pekerjaannya kelak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Geliat Mobil Esemka (Tulisan 1)



Apa Sih Mobil Esemka Itu ???

            Beberapa waktu belakangan ini, nama mobil Esemka sangat populer sekali di telinga kita. Baik di media maupun pembicaraan di kalangan masyarakat banyak yang membicarakan mobil yang satu ini. Mobil Esemka adalah mobil nasional hasil karya anak bangsa kita khususnya anak-anak SMK yang berada di kota Solo, Jawa Tengah. Sebagian besar komponen yang digunakan dalam pembuatan mobil ini diproduksi di dalam negeri.
            Dari sumber republika.co.id yang saya baca, komponen yang digunakan oleh mobil Esemka ini dipasok dari 23 sekolah yang ada di Indonesia. Rata-rata setiap sekolah memasok 25 unit mesin setiap bulannya dan mengirimnya ke Solo, Jawa Tengah untuk dirakit.
            Sejak Walikota Solo, Jawa Tengah Joko Widodo mengapresiasi hasil karya anak-anak di kotanya dengan menjadikan mobil Esemka sebagai mobil dinasnya, permintaan mobil Esemka dari berbagai kalangan berdatangan. Meningkatnya permintaan akan mobil Esemka ini juga dikarenakan banyaknya beberapa pertimbangan yang dipikirkan oleh konsumen mengenai mobil ini. Salah satunya mengenai harga. Mobil Esemka dianggap mobil yang lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil yang lainnya yang memiliki spesifikasi yang sama dengan mobil Esemka.
            Belum lama ini mobil Esemka melakukan uji emisi pembuangan di Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi (BTMP) Tangerang dan dinyatakan tidak lolos dalam uji tersebut. Kegagalan dalam uji emisi dalam tahap mensahkan sebagai mobil nasional itu sudah biasa terjadi dan hal itu disikapi oleh anak-anak SMK di Solo, Jawa Tengah dengan melakukan pengembangan dan penyempurnaan tekonologi, walaupun tidak bisa dipungkiri tetap ada kekecewaan di benak mereka.
            Hadirnya mobil Esemka ini diharapkan dapat memacu semangat anak-anak Indonesia untuk dapat menghasilkan suatu karya yang dapat dibanggakan oleh Bangsa Indonesia dan bisa dipandang oleh bangsa lain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS